Home
"Solidaritas Hindu Kupang : Penyaluran Donasi Peduli Kemanusiaan Tahap Kedua Bantu Korban Kebakaran Rumah"

Penyaluran Bantuan Donasi Tahap Kedua Korban Musibah Kebakaran Rumah umat Hindu di Asrama Brimob NTT, pada 15 Februari 2024, Jam 19:08WITA, Bersama Bapak Mangku Gede Bendesa
Hindukupang.com - NTT, Pada tanggal 15 Februari 2024 pukul 19:00 WITA, sebuah upaya kemanusiaan mengalir dengan deras melalui Hindukupang.com dan sejumlah lembaga Hindu lainnya di Kota Kupang. Melalui penggalangan dana, mereka berkomitmen untuk membantu para korban musibah kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah di Asrama Brimob NTT.
Korban kebakaran, termasuk anggota umat Hindu, terutama Bapak Mangku Gede Bendesa, ketua Tempekan Brimob, dan Bapak Gede Dharma, menghadapi tantangan besar setelah 8 unit rumah dilalap api. Namun, sinar harapan datang dalam bentuk donasi yang disalurkan oleh Hindukupang.com dan PHDI Kota Kupang. Donasi yang dikumpulkan dana sebesar 6 juta rupiah pun telah disalurkan melalui dua tahapan.
Bantuan tahap pertama telah diserahkan 9 Februari 2024, Jam 17:24 WITA, dimana keluarga korban menerima 3.000.000 rupiah untuk membantu mereka menghadapi dampak tragis kebakaran ini. Namun, upaya ini tidak terhenti di sini. Berbagai organisasi dan lembaga Hindu lainnya juga turut ambil bagian dalam membantu, seperti Banjar Dharma Agung Kupang melalui berbagai tempekan (sektor) yang telah menyumbangkan uang tunai kepada masing-masing keluarga korban.
Baca Juga : Berita 9 Feb 2024 , Hindu Kupang Penyaluran Donasi Bantuan Kepada Para Korban Musibah Kebakaran Rumah

Penyaluran Bantuan Donasi Tahap Kedua Korban Musibah Kebakaran Rumah umat Hindu di Asrama Brimob NTT, pada 15 Februari 2024, Jam 19:08WITA, Bersama Bapak Gede Dharma
Kisah pilu kebakaran ini terjadi pada 9 Februari 2024, meninggalkan keluarga korban hanya dengan pakaian yang melekat di tubuh mereka dan beberapa motor yang berhasil diselamatkan. Semua harta benda lainnya, mulai dari pakaian, surat-surat, hingga ijazah, musnah dalam kobaran api. Dan turut berduka cita kepada 1 Korban meninggal dunia dalam musibah kebakaran ini, seorang anggota Brimob, usia 24tahun, yang mengalami luka bakar mencapai 90% sempat dirawat beberapa hari di RS Bhayangkara dan sudah dimakamkan pada 15 Februari 2024.



Solidaritas dari komunitas Hindu di Kupang terus mengalir. Berbagai donasi terus mengalir, mencerminkan kepedulian yang mendalam terhadap saudara-saudara yang terkena musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan semoga mereka mendapatkan kekuatan dan dukungan untuk bangkit kembali.
Sebagai bentuk kepedulian "Pawongan" pada warga Hindu di Kupang, donasi yang terkumpul di Hindukupang.com pun telah ditutup, total donasi terhimpun sebanyak 6 juta rupiah juga telah diserahkan pada tahapan pertama dan tahap kedua.
Berita Penyaluran Donasi Tahap Pertama : https://hindukupang.com/index.php/berita-kegiatan/185-hindu-kupang-penyaluran-donasi-bantuan-kepada-para-korban-musibah-kebakaran-rumah
Berita Penyaluran Donasi Tahap Kedua : https://hindukupang.com/index.php/berita-kegiatan/187-solidaritas-hindu-kupang-penyaluran-donasi-peduli-kemanusiaan-tahap-kedua-bantu-korban-kebakaran-rumah


Keluarga Bapak Mangku Gede Bendesa dan Bapak Gede Dharma juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh donasi dana dan bentuk kepedulian yang telah diberikan oleh Bapak, Ibu dimanapun berada, serta juga berbagai organisasi hindu dan lembaga.
Semoga donasi dari bapak, Ibu , Saudara , Saudari yang peduli terhadap kemanusiaan , bisa bermanfaat bagi para korban musibah , dan Brahman Ida Sang Hyang Widhi Wasa , Tuhan Yang Maha Kuasa memberi kesehatan kepada Bapak, Ibu , Saudara, Saudari sekalian, Rahayu. (Admin/Hindukupang)
Untuk mengecek total Donasi dana yang terhimpun bisa dicek rekapan Donasi Hindukupang.com Kunjungi Disini .

Baca Juga : Berita 9 Feb 2024 , Hindu Kupang Penyaluran Donasi Bantuan Kepada Para Korban Musibah Kebakaran Rumah
Baca Juga : Berita 15 Feb 2024 , "Solidaritas Hindu Kupang : Penyaluran Donasi Peduli Kemanusiaan Tahap Kedua Bantu Korban Kebakaran Rumah"
- Details
- Written by Admin
- Category: Kegiatan
- Published: 15 February 2024
- Hits: 959
Perayaan Hari Ulang Tahun Banjar Dharma Agung Kupang ke 73 Tahun Dengan Doa Syukur Dan Penanaman Pohon Beringin Di Pura Prajapati Alak Kota Kupang NTT

Hindukupang.com - NTT, Perayaan Hari Ulang Tahun Banjar Dharma Agung Kupang (BDAK) ke 73 tahun yang diperingati setiap tanggal 10 Februari 2024, dilaksanakan pada areal Pura Prajapati, Kelurahan Nunbaun Sabu, Kecamatan Alak, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Paguyuban etnis Bali, Banjar Dharma Agung Kupang yang telah berdiri sejak tahun 1951 ini, pada tahun 2023 telah memiliki wilayah sektor atau tempekan sebanyak 19 tempekan yang meliputi 17 tempekan di dalam Kota Kupang dan 2 Tempekan di wilayah Kabupaten Kupang. Adapun jumlah warga Banjar Dharma Agung Kupang (BDAK) yang resmi tercatat mencapai 2008 jiwa dengan total 565 kepala keluarga, sesuai data update 10 Februari 2024, sedangkan untuk jumlah umat Hindu di Kupang yang belum terdata bisa mencapai ribuan warga karena datang dan pergi silih berganti sesuai tugas pekerjaannya masing-masing. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Banjar untuk selalu menggugah setiap warga etnis bali ataupun umat hindu yang datang agar mau mendaftarkan dirinya ke 19 tempekan yang tersedia guna mendapatkan pelayanan dalam berbagai hal termasuk suka dan duka.

Dalam pantauan Hindukupang.com, rangkaian Acara HUT ke 73 Tahun Paguyuban Banjar Dharma Agung Kupang (BDAK) pada 10 Februari 2024 yang dimulai jam 14:30 WITA ini, dihadiri oleh Ketua PHDI Provinsi NTT, Pinandita Sanggraha Nusantara Koordinator Wilayah NTT, Ketua PHDI Kabupaten Kupang, dan Perwakilan Pengurus PHDI Kota Kupang, Ibu-Ibu Sarati Banten, Para Pecalang, serta berbagai 19 Ketua Tempekan dan warga umat Hindu yang ada di Kupang.
Adapun rangkaian acara HUT ke73 BDAK ini dimulai dengan pembukaan oleh MC yakni Bapak I Putu Satria Mulyadi, dan dilanjutkan Sambutan Ketua PHDI NTT Bapak Dr.Wayan Darmawa,MT. Kemudian Dilanjutkan dengan Pembacaan Sejarah Banjar Dharma Agung Kupang dan Ketua-Ketua BDAK dari masa ke masa yang berdiri sejak tahun 1951 oleh Sekretaris BDAK, Bapak Ida Bagus Astawa, dan Kemudian Sambutan Ketua (Kelihan) Banjar Dharma Agung Kupang yaitu Bapak I Nyoman Pasek Martika.

Acara selanjutnya yaitu Pemotongan Nasi Tumpeng sebagai wujud syukur, dan pemberian nasi tumpeng dari Pengurus Banjar Dharma Agung Kupang kepada semua yang hadir yakni PHDI NTT, PSN NTT, PHDI Kabupaten Kupang, PHDI Kota Kupang, Ketua-Ketua Tempekan, para tokoh sesepuh Walaka, serta Para Ketua-Ketua Banjar Demisioner periode sebelumnya yakni Bapak I Ketut Suardita, Bapak I Wayan Windia, I Wayan Sumartika yang juga turut hadir dalam memperingati HUT BDAK ke 73.





Sambutan Ketua PHDI NTT, Bapak Wayan Darmawa menekankan pada pentingnya organisasi dalam koordinasi bersama berbagai lembaga untuk Dharma Agama dan Dharma Negara, serta penguatan Banjar sebagai bagian dari melaksanakan pelayanan suka dan suka serta sosial pada seluruh anggota Banjar, karena Banjar sendiri hadir sejak 1951 sebelum adanya PHDI yang lahir pada Tahun 1959. Sehingga Banjar di usianya yang sudah 73 tahun, bisa semakin kokoh dan kuat dalam memberikan pelayanan kepada seluruh anggota Banjar.

Ketua Banjar Dharma Agung Kupang (BDAK) Bapak I Nyoman Pasek Martika dalam sambutannya juga menekankan pada pentingnya memperkuat Banjar sebagai bagian dari pelayanan suka dan duka serta aksi sosial kepada semua warga banjar, untuk semakin kompak, semangat gotong royong dan jadilah garam yang diperlukan oleh apapun itu. Kita harus menanamkan rasa bangga menjadi anggota Banjar Dharma Agung Kupang, ungkapnya. Karena Banjar hadir dan memberikan segala bentuk pelayanan baik suka dan duka kepada warga anggota Banjar, serta juga kepedulian sosial bagi 19 tempekan, maka marilah bersama-sama gabung menjadi anggota BDAK, walau pun ada yang pindah dan berada di Kupang baru 1 bulan, 3 bulan bahkan berbulan-bulan bekerja di kupang, pungkas Nyoman Pasek. Disinilah Banjar Dharma Agung Kupang menjadi wadah bersama Nyame Braye (persaudaraan) di rantauan bagi etnis Bali dan warga Hindu yang berada di Kupang. Ketua (Kelian) Banjar pun mengatakan Wujud Punia yang terbaik adalah pelayanan bagi sesama , maka di periode 3 tahun ini mari bersama-sama bahu membahu melaksanakan mandat AD/ART dari Banjar Dharma Agung Kupang, dan nantinya pada tanggal 6 November 2024 dilaksanakan pergantian pengurus Banjar yang baru, karena masa Jabatan Pengurus BDAK yang 3 tahun sejak dilantik pada tanggal 6 November 2021-2024 akan berakhir, sehingga semua ketua 19 Tempekan untuk mempersiapkan kandidat untuk pengurus Banjar Dharma Agung Kupang periode 2024-2027. Adapun Struktur Pengurus Banjar Dharma Agung Kupang Periode 2021-2024 bisa Kunjungi Disini.

Persembahyangan Bersama HUT Ke73 Banjar Dharma Agung Kupang di Areal Pura Prajapati , Kecamatan Alak, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, 10 Februari 2024, Jam 17:00Wita (Photo : Hindukupang.com)


Acara kemudian dilanjutkan dengan SembaHyang bersama perayaan HUT BDAK ke 73 yang dipimpin oleh Pinandita Sangraha Nusantara (PSN) Korwil NTT, kemudian meditasi , dan Mekidung Turun Tirtha bersama Bapak I Made Udiana, dan Nunas Tirtha dan Bija. Setelah persembahyangan, acara berikutnya adalah penanaman bibit pohon-pohon kelapa gading dan juga pohon Beringin di sisi madya mandala areal Pura Prajapati, yang dilakukan oleh berbagai undangan yakni Ketua PHDI NTT, Ketua PHDI Kabupaten Kupang, PSN NTT, PHDI Kota Kupang, dan dilanjutkan Ketua-Ketua Tempekan yang turut serta menanam bibit pohon kelapa gading dan juga pohon beringin.
Penutupan acara HUT BDAK ke 73 dengan foto bersama seluruh undangan yang hadir, serta pembagian kue, dan juga pembersihan areal Pura Prajapati Alak, Kota Kupang NTT. (Admin/Hindukupang/Kgun)


- Details
- Written by Admin
- Category: Kegiatan
- Published: 10 February 2024
- Hits: 1120
Hindu Kupang Penyaluran Donasi Bantuan Kepada Para Korban Musibah Kebakaran Rumah

Penyaluran Donasi dari Hindukupang.com , Kerohanian Hindu Kupang, Semeton Seririt dan BuLok serta PHDI Kota Kupang, 9 Feb 2024, jam 16:30wita
9 Februari 2024, Hindukupang.com melaksanakan donasi penggalangan dana untuk membantu musibah Korban Kebakaran rumah umat hindu yaitu di asrama Brimob NTT. Kebakaran ini menghanguskan 8 unit rumah, dan 2 diantaranya adalah rumah umat Hindu yaitu Bapak Mangku Gede Bendesa (ketua Tempekan Brimob) dan rumah Bapak Gede Dharma. Penggalangan dana yang terkumpul oleh Hindukupang.com bersama PHDI Kota Kupang pada tanggal 9 Feb 2024 mencapai 3 juta rupiah dan sudah diserahkan bantuan Tahap pertama dengan masing-masing keluarga mendapatkan 1.500.000 guna membantu korban musibah kebakaran.

Penyaluran Donasi dari Banjar Dharma Agung Kupang (BDAK), 9 Feb 2024, Jam 14:00wita

Penyaluran Donasi dari Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Kupang, 10 Februari 2024, Jam 17:00wita

Suasana 8 unit Rumah yang terbakar di Asrama Brimob NTT, 9 Februari 2024, Jam 17:24 WITA. dan Juga Penyaluran Donasi Bantuan dari Pengurus Banjar Dharma Agung Kupang (BDAK)

Kebakaran rumah yang terjadi di asrama Brimob NTT ini terjadi 9 Februari 2024, pada jam 05:00 Wita, yang menghanguskan seluruh isi dalam rumah, dan sesuai wawancara hindukupang.com dengan para korban keluarga hanya mengenakan pakaian di badan, dan menyelamatkan beberapa motor, sedangkan seluruh pakaian, surat-surat dan ijazah, semuanya ikut terbakar. Aksi penggalangan donasi dana musibah kebakaran ini juga dilaksanakan oleh berbagai organisasi dan lembaga Hindu yang ada, seperti Banjar Dharma Agung Kupang sudah menyerahkan 2,5 juta pada masing-masing keluarga, begitu pula bantuan dari WHDI, bantuan pakaian pada keluarga korban, Pemuda dan Mahasiswa Hindu juga turut menyalurkan bantuan dana dan penguatan pada para korban.



Sebagai bentuk kepedulian "Pawongan" pada warga Hindu di Kupang, donasi yang terkumpul di Hindukupang.com pun masih terus mengalir dan hingga kini 10 Februari 2024, total donasi terhimpun sebanyak 6 juta rupiah, akan diserahkan pada tahapan penyaluran bantuan berikutnya.
Semoga donasi dari bapak, Ibu , Saudara , Saudari yang peduli terhadap kemanusiaan , bermanfaat bagi para korban musibah , dan Brahman Ida Sang Hyang Widhi Wasa , Tuhan Yang Maha Kuasa memberi kesehatan kepada Bapak, Ibu , Saudara, Saudari sekalian, Rahayu. (Admin/Hindukupang)
Untuk mengecek total Donasi dana yang terhimpun bisa dicek rekapan Donasi Hindukupang.com Kunjungi Disini .

- Details
- Written by Admin
- Category: Kegiatan
- Published: 09 February 2024
- Hits: 1117
Spirit dan Ritual Suci Upacara Potong Gigi Massal Umat Hindu di Kota Kupang NTT "Mengikis sifat Raksasa Asura menjadi Sifat Dewata"

Hindukupang.com - NTT , Dalam suasana yang penuh rasa syukur, tulus dan ikhlas, persiapan pembuatan "Ngaksara" kelapa (Nyuh) Gading menjadi sorotan khusus, khususnya bagi para pengayah untuk para Peserta Mepandes yang akan menjalani Upacara potong gigi massal (metatah). Sebanyak 56 buah kelapa Gading dipersiapkan untuk ritual suci Manusa yadnya ini, dan setiap kelapa diberikan Aksara suci sesuai dengan ajaran Hindu, serta berbagai persiapan sarana upakara dan upacara Manusa Yadnya.



Hindukupang.com : Sarana Banten dan Perlengkapan Upakara dan Upacara Manusa Yadnya, (Foto : Kgun)



Para Peserta Upacara Potong Gigi Massal (Metatah/Mepandes) di Wantilan Pura Agung Giri Kertha Bhuwana, Kolhua, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, 17 Desember 2023, pada Hari Suci Banyu Pinaruh. sumber Foto : Wayan Setiawan



Proses yang sarat makna ini akan mencapai puncaknya besok pagi, tepatnya pada tanggal 17 Desember 2023 pada Hari Suci Banyu Pinaruh di Wantilan Pura Agung Giri Kertha Bhuwana, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Upacara Manusa Yadnya yang dilaksanakan terdiri dari 2 Upacara yaitu Upacara RajaSwala / Ngerajah Singa atau menek bajang dengan ditandai perubahan bentuk fisik pada remaja putri dan remaja putra, dan yang kedua adalah Upacara Mepandes/Mesangih massal atau Upacara Potong Gigi yang dilaksanakan sebagai tanda remaja Hindu telah beranjak Dewasa, serta memperkuat hubungan spiritual antara manusia dengan Brahman / Tuhan Hyang Maha Kuasa. Acara ini juga memasukkan prosesi Sungkem, di mana seorang anak memberikan penghormatan kepada kedua orang tuanya sebagai bentuk sujud Bhaktinya telah dilahirkan di dunia ini.

Hindukupang.com : Foto Prosesi Sungkem Para Peserta Manusa Yadnya, Penghormatan Sujud Bhakti kepada kedua Orang Tua, (Foto : Kgun)


Tidak hanya itu, Upacara Metatah (potong gigi) massal juga akan menjadi momen khusus, di mana tanggung jawab orang tua sangat terasa mulai dari Upacara Hindu untuk Sang Bayi dalam kandungan , Upacara lahir , telu bulanin (tiga bulan), otonan (6 Bulan), hingga menjadi remaja dan dewasa. Upacara Manusa Yadnya yaitu Mepandes ini dengan melakukan potong gigi taring sebagai simbol transformasi anak Hindu dari masa remaja menuju dewasa. Proses ini melambangkan perubahan dari sifat Raksasa/Asura gelap berubah menjadi Dewata sinar terang.
Dengan penuh rasa dan kesungguhan, peristiwa ini tidak hanya menciptakan hubungan spiritual yang lebih erat dalam komunitas umat Hindu Kupang NTT, tetapi juga menjadi perwujudan dari nilai-nilai kehidupan dan kepercayaan yang dijunjung tinggi dalam suasana penuh keberkahan, dalam rangkaian Upacara Pujawali Piodalan 15 Tahun Pura Agung Giri Kertha Bhuwana di Kolhua Kota Kupang NTT.


Rangkaian Upacara Manusa Yadnya : Rajaswala / Ngerajah Singa atau Upacara Menek Bajang, Ngayab di Paon Api Suci Dapur

Dalam suasana sakral di hari pertama siklus 210 hari dalam Sistem Pawukon (Wuku) yakni pada Hari Redite Paing wuku Sinta, atau Hari Banyu Pinaruh, Pura Agung Giri Kertha Bhuwana di Kota Kupang menggelar Upacara Manusa Yadnya yang khusus diperingati dalam rangkaian Piodalan ke-15 Tahun Pujawali. Sebanyak 56 peserta Upacara Manusa Yadnya telah hadir, mencerminkan kesediaan diri serta kesesuaian jumlah Kelapa (bungkak) Kuning Gading yang telah diberi Aksara dan di Kasturi harus tepat sesuai dalam upacara sakral pada manusia Hindu ini.
Peserta Manusa Yadnya berasal dari berbagai wilayah, melibatkan peserta mepandes umat hindu dari Kabupaten Kupang, Kabupaten Alor, Kota Kupang, dan kabupaten lainnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Upacara potong gigi yang dipandu oleh Jro Sangging sebanyak 4 orang yakni Ida Bhawati I Made Suaba Aryanta, Pinandita Dewa Putu Sahadewa, Ibu Ida Ayu Nyoman Santi (Bali), dan Bapak Ida Bagus Giri Adnyana (Bali), kemudian Upacara Manusa Yadnya dipimpin oleh Pandita Ida Rsi Agung Nanda Wijaya Kusuma Manuaba.

Hindukupang.com : Rangkaian Upacara Manusa Yadnya Upacara Mepandes / Metatah atau Potong Gigi Massal , Foto : kgun





Puncak dari upacara ini adalah pelaksanaan Manusa Yadnya , Rajaswala beranjak menjadi remaja hindu & Metatah Massal sebuah ritual simbolis untuk mengendalikan dan mengikis unsur Sadripu (nafsu duniawi) dalam diri manusia. Dalam ritual ini, peserta memotong gigi secara massal, mencakup 6 gigi atas dan bawah serta taring. Tindakan ini memiliki makna mendalam, di mana unsur Raksasa (Asura) yang melambangkan sifat-sifat negatif diubah menjadi sifat Sinar Cahaya (Dewata).
Ritual Upacara Manusa Yadnya tersebut ditemani oleh alunan musik Gender suci, Lantunan Kidung Sloka, dan Lonceng Suci "Genta" Pandita yang menambah Kesakralan dan Suasana Upacara Suci ini semakin terasa seiring dengan setiap langkah pelaksanaan upacara yang dipimpin oleh Pandita Ida Rsi Agung Nanda Wijaya Kusuma Manuaba.









Tidak hanya itu, seluruh peserta upacara Potong Gigi Massal juga menjalani proses mengecap SadRasa (6 rasa kehidupan), mencicipi berbagai rasa seperti manis, asam, asin, pahit, pedas, dan sepet. Proses ini menjadi simbol dalam menjalani perjalanan kehidupan manusia Hindu, terutama ketika menghadapi masa transisi dari remaja menuju dewasa, agar menjadi manusia Hindu yang kuat, kokoh tangguh dalam berbagai dinamika kehidupan.
Dengan semangat yang penuh pengabdian upacara Manusa Yadnya Rajaswala dan Mepandes Massal ini turut melengkapi Rangkaian Upacara Pujawali 15 Tahun Piodalan Pura Agung Giri kertha Bhuwana, mulai dari Dewa Yadnya , Bhuta Yadnya, Rsi Yadnya hingga Manusa Yadnya dan merayakan harmoni dan transformasi batin yang terjadi dalam setiap pendakian spirit dan ritual dalam upacara Hindu di Kota Kupang NTT, Rahayu. (Hindukupang/Guntara)














Link Foto Mepandes/Metatah Upacara Potong Gigi Massal :
Dokumentasi : Hindukupang.com ,
Kgun, Gede Agus Darmika, I Wayan Setiawan, Putu Agus Indrawan, Panitia Pujawali Piodalan Pura Agung Giri Kertha Bhuwana, Kolhua Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Foto Upacara Manusa Yadnya, Potong Gigi (metatah/Mepandes), Upacara Menek Bajang (Rajaswala/Ngerajah Singa) pada 17 Desember 2023 di Hari Banyu Pinaruh :
Bagian Pertama : https://photos.app.goo.gl/X9CRCgbaLLv2wtBDA
Bagian Kedua : Link Foto Mepandes/Metatah Upacara Potong Gigi Massal KLIK DISINI.
Kumpulan Foto Pujawali Piodalan Pura Agung Giri Kertha Bhuwana, Kolhua Kupang NTT, 16 Desember 2023 di Hari Suci Saraswati
https://photos.app.goo.gl/FUTn1nQ3pG5bw43B7
Foto Ngebejiang 15 Desember 2023 Pura Agung Giri Kertha Bhuwana, Kolhua kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
https://photos.app.goo.gl/VzXTvNxU5dXbovXk9
- Details
- Written by Admin
- Category: Kegiatan
- Published: 18 December 2023
- Hits: 1165




































































.jpg)









