Home
NTT Meraih 7 Juara Utsawa Dharma Gita Nasional ke 13

Utsawa Dharma Gita (UDG) tingkat Nasional ke 13 yang diselenggarakan di Palembang Provinsi Sumatra Selatan, pada tanggal 6-10 juli 2017 diikuti oleh seluruh kontingen peserta umat Hindu dari berbagai Provinsi di Indonesia. Utsawa Dharma Gita (UDG) adalah Lomba Pembacaan kitab Suci Weda (Vedic) yang dilaksanakan setiap 3 tahun sekali, berbagai lomba yang dilakukan diantaranya yaitu : Pembacaan Sloka, Palawakya, Ceramah Dharma Wacana Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, Dharma Widya (Cerdas Cermat), serta Kekawin/mekidung.
Pada Utsawa Dharma Gita (UDG) ke 13 ini, kontingen Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meraih prestasi sebanyak 7 Juara.
Selamat Atas 7 Juara yang diraih oleh kontingen Provinsi NTT dalam Utsawa Dharma Gita (UDG ke13) tingkat Nasional di Palembang 6-10 juli 2017, yaitu :
a. Juara III Palawakya Dewasa Putri.
b. Juara III Sloka Dewasa Putra.
c. Juara III Dharma Wacana Bahasa Inggris Remaja Putri.
d. Juara Harapan I Palawakya Remaja Putra.
e. Juara Harapan I Palawakya Remaja Putri.
f. Juara Harapan I Dharma Wacana Bahasa Indonesia Anak Putri
g. Juara Harapan I Dharma Widya (cerdas cermat) SMA.
Semoga hasil juara yang diperoleh bisa diaplikasikan kepada seluruh masyarakat , dalam pembinaan dan pelayanan umat Hindu di wilayah masing-masing.
Satyam Eva Jayate Nanrtam ![]()
Sumber Foto Alumni KMHDI NTT : Ni Made Suni
- Details
- Category: Kegiatan
- Published: 10 July 2017
- Hits: 4284
Film Ogoh-Ogoh NYEPI 1939 Saka di Kupang NTT
27 Maret 2017, Panitia Nyepi Kota Kupang melaksanakan Pawai Ogoh-Ogoh yang baru dilaksanakan pertama kalinya sesuai Waktu yang tepat, yaitu hari Pengrupukan dan sekaligus melaksanakan Tawur Kesanga di Lapangan MAPOLDA NTT guna menyucikan segala perempatan atau catus pata yang dilewati oleh OGOH-OGOH. Ketua Panitia Nyepi 2017 Hindu Kupang yaitu Bapak I Wayan Wira Susana mengatakan Pawai Ogoh-Ogoh yang dipentaskan sebanyak 6 OGOH-OGOH yaitu 3 ukuran anak-anak dan 3 OGOH-OGOH ukuran dewasa.
Perempatan Catus Pata yang dilalui dan disucikan diantaranya :
Perempatan Patung Kirab Fatululi, Perempatan BI Kantor Gubernur NTT dan Perempatan Polda NTT.
Pawai Ogoh-Ogoh dan Tawur Kesanga oleh umat hindu kupang tahun 2017 di berbagai Perempatan atau Catus Pata bertujuan memberikan vibrasi energi keseimbangan dan penyucian Jagat antara Bhuwana Agung (alam semesta) dan Bhuwana Alit (mahluk hidup) di sekitar Kota Kupang sehingga berdampak kedamaian pada Masyarakat kupang serta masyarakat di provinsi Nusa Tenggara Timur secara umum.
Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Panitia NYEPI 2017 beserta Umat Hindu Kota & Kabupaten Kupang dalam menyambut Tahun Baru Saka 1939 sesuai TRI HITA KARANA yaitu :
1. Parahyangan : Melasti (25 maret), Pawai Ogoh-Ogoh & Tawur Kesanga (27 maret 2017)
2. Pawongan : Donor Darah & Pembagian Sembako (19 maret di Taman Nostalgia) & Pengobatan Gratis di Lembaga Pemasyarakatan Dewasa Penfui Kupang (24 Maret 2017) serta Dharma Santi Nyepi di aula rumah jabatan Walikota Kupang NTT (8 April 2017).
3. Palemahan : kerja bakti, penanaman pohon di taman Nostalgia dan penghijauan di jalur 40 (19 maret 2017).
- Details
- Category: Kegiatan
- Published: 04 May 2017
- Hits: 4180
Film Ngenteg Linggih Pura Oebananta (Trailer)
Film Pembuka (trailer durasi 9:20 menit) dalam dokumentasi liputan Rangkaian Upacara Ngenteg Linggih Pura Oebananta Kupang NTT :
Film Penjelasan (Original Movie durasi 1 jam) Rangkaian Upacara Ngenteg Linggih Pura Oebananta Kupang NTT
- Details
- Category: Kegiatan
- Published: 14 November 2016
- Hits: 4121
Karya Agung Ngenteg Linggih Pura Oebananta Kupang

Karya Agung Ngenteg Linggih adalah rangkaian upacara pemberkatan Pura (tempat ibadah umat Hindu) yang bertujuan memberikan energi dan kekuatan suci secara spiritual kepada tempat suci atau Pura beserta bangunan-bangunan yang ada didalamnya, biasanya dilakukan >30 tahun bahkan 50 tahun sekali. Pura Oebananta yang tergolong Jagatnatha ini, adalah Pura yang pertama kali berdiri di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur sekitar tahun 1950an, yang piodalannya dilaksanakan setiap "Buda Kliwon Dungulan" atau hari raya Galungan menurut Sekapur sirih dari Pesamuhan Walaka yaitu Bapak Prof. Dr. I Gusti Bagus Arjana,MS. Upacara Ngenteg Linggih Pura Oebananta ini terakhir dilaksanakan pada tahun 1979 dan sekarang pada 7 september 2016 bertepatan dengan Hari Raya Galungan, kembali dilaksanakan Puncak Upacara Ngenteg Linggih guna menyucikan kembali Pura Oebananta akibat renovasi/pemugaran yang sudah dilakukan sejak tahun 2009-2016. Pura Oebananta ini pun sudah ditetapkan menjadi "Padma Bhuwana Nusantara" yaitu Pura wilayah tenggara yang wajib dikunjungi bila umat Hindu melaksanakan tirtha yatra di seluruh Nusantara Indonesia.
- Details
- Category: Kegiatan
- Published: 08 September 2016
- Hits: 4566
Read more: Karya Agung Ngenteg Linggih Pura Oebananta Kupang




































































.jpg)









